naskah drama beserta tema ,alur dan lain lain

Dialog drama Bawang Merah & Bawang Putih
Bawang Putih:
Ayah, kenapa sih ibu harus pergi meninggalkan kita dengan begitu cepatnya?
Ayah:
Ini memang sudah menjadi kehendak yang maha kuasa, nak.
Bawang Putih:
Ya, sudah lah, yah.. memang sudah menjadi ketentuan yang maha kuasa.
Ayah:
Ya, benar anakku. Biarlah, ini memang sudah ditentukan-Nya.
Di desa itu terdapat seorang janda yang memiliki anak bernama Bawang Merah. Semenjak ibu Bawang Putih meninggal ibu Bawang Merah sering menyempatkan diri untuk berkunjung kerumah Bawang Putih. Ibu Bawang Merah sering membawakan makanan untuk Bawang Putih dan ayahnya, membantu Bawang Putih bersih-bersih rumah, dan juga menemani Bawang Putih dan ayahnya untuk berbagi lewat obrolan.
Ibu Bawang Merah:
Bawang Putih... ini saya bawakan makanan untuk kamu.
Bawang Putih:
Iya, terima kasih banyak bu sudah membawakan makanan untuk Bawang Putih.
Ibu Bawang Merah:
Ya, sama-sama, ibu cuman nggak pengen lihat kamu kurang makan. Ya sudah, kalau gitu ibu pamit pulang dulu.
Ayah Bawang Putih : Bu, nitip salam ya buat Bawang Merah.
Ibu Bawang Merah: Iya, nanti aku sampaikan ke Bawang Merah.
Kedekatan Ayah Bawang Putih dengan ibu Bawang Merah yang dirasanya sangat baik hati membuat ayah Bawang Putih kepikiran untuk menikahi ibu Bawang Merah. Dengan meminta pertimbangan dari Bawang Putih, kemudian ayah Bawang Putih menikah dengan ibu Bawang Merah.


LihatTutupKomentar