Terlahir lima saudara dari ayah seorang petani,sangatlah sulit waktu itu untuk bisa melanjutkan sekolah.namun aku sangatlah beruntung dilahirkan dari keluarga petani namun ayahku adalah seorang pekerja keras,,,pantang menyerah memeras keringat untuk kelima anaknya.
disaat sulit seperti waktu itu bapakku punya cita cita luhur.,harapannya hanya satu harus bisa menyekolahkan anak-anaknya.
sejak kecil aku bercita cita ingin menjadi guru,,keinginan itu timbul ketika aku duduk di bangku sekolah dasar,waktu itu aku mengidolakan seorang ibu guru,aku sangat tertarik oleh kecantikannya, senyumnya ,dan kesabarannya,aku masih ingat setiap bertemu dg saya dia selalu tersenyum padaku.sejak saat itu tekatku udah bulat aku igin menjadi guru.singkat cerita dengan perjuanganku dan doa restu kedua orang tuaku aku pada akirnya diangkat menjadi guru sekolah dasar,,,guru sekolah dasar,hanya itu mampuku.namun aku amat bangga bisa menjadi guru walaupun hanya guru sekolah dasar.disinilah aku ingin mengabdikan diriku kepada bangsaku,kepada negaraku,dan kepada tumpah darahku.Waktu itu gaji guru amat minim sekali ,namun aku tak pernah mengeluh..guru adalah tekadku,guru adalah napasku,guru adalah piliahanku.Ternyata pilihanku tidaklah salah.kini kehidupan guru tidaklah lagi dipandang sebelah mata,banyak yang mulai meliriknya,banyak yang mulai membidiknya..sungguh ironis sekali,guru tetaplah guru, pekerjaan mulia yang jauh dari tindak korupsi.aku bangga dengan profesiku.guru adalah pilihanku